helloo



  Ilmu pengetahuan alam sudah menjadi minat manusia sejak jaman primitif.Pada awalnya manusia mulai tertarik dengan alam hanya untuk bertahan hidup.Lalu berkembang dengan mencoba mengamati dan membentuk pengetahuan mengenai perilaku hewan dan kegunaan tumbuh-tumbuhan untuk sumber makanan dan obat-obatan.Ilmu pengetahuan alam tertulis ditemukan pertama kali pada tahun 3500-3000 sebelum Masehi dalam kebudayaan Mesopotamia dan kebudayaan Mesir kuno.
            Ilmu pengetahuan alam di berbagai bangsa berbeda-beda perkembangannya, namun yang paling menonjol adalah di Yunani sekitar tahun 400 sebelum Masehi sampai 1100 Masehi.Dimana pada masa-masa tersebut filsuf-filsuf besar seperti Socrates, Plato, Aristoteles membuat berbagai filosofi alam yang kemudian menjadi dasar ilmu pengetahuan alam di abad-abad selanjutnya.Pada masa itu ilmuwan-ilmuwan Muslim juga memberikan kontribusi besar di bidang matematika dengan ditemukannya angka-angka Arab dan perumusan aljabar.
            Pada abad pertengahan 1100-1600 M, ilmu pengetahuan alam banyak mendapat kendala dan dianggap sebagai ilmu sihir dan okultisme dari pihak gereja.Pada abad 1600-1800 M adalah masa-masa keemasan bagi ilmu pengetahuan alam dimana banyak teori-teori sains yang berpengaruh hingga masa modern, ditemukan dari ilmuwan-ilmuwan ternama seperti Isaac Newton, Galileo Galilei, Copernicus, Johannes Kepler, Thomas Hobbe, Francesco Redi dan sebagainya. Pada tahun 1800-1900 M istilah scientist ditemukan oleh William Whewell.Di awal tahun 1900 yang dimaksud dengan ilmu sains hanya dibagi menjadi tiga cabang yaitu mekanikal, elektrodinamis dan termodinamis.Ilmuwan terkenal pada periode ini adalah Einstein dengan teori relativitasnya.
Pengamatan dan percobaan-percobaan sistematik yang dilakukan manusia dengan bantuan prinsip, teori, hipotesa, hukum atau aturan-aturan yang telah ada akan memberikan pengetahuan yang luas bagi manusia. Inilah yang dimaksud dengan pengertian IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) menurut Srini M. Iskandar.
Sedangkan menurut Maslichah Asy’ari, IPA adalah pengetahuan tentang alam yang didapatkan manusia dengan cara terkontrol. Yang dimaksud dengan IPA atau ilmu sains menurut Maslichah Asy’ari tidak berkutat dengan hasil produk namun bagaimana proses untuk mendapatkan produk tersebut.
Ilmu Pengetahuan Alam bisa dibagi menjadi beberapa komponen
  1. Ilmu Pengetahuan Alam sebagai Produk Ilmiah. IPA adalah susunan fakta, prinsip, aturan, hukum, teori, konsep atau hipotesa atas suatu fenomena alam dan memberikan pengetahuan baru bagi seseorang.
  2. Ilmu Pengetahuan Alam sebagai Proses Ilmiah. Proses ilmiah yang dimaksud adalah suatu proses pengamatan dan analisis data-data empiris untuk mendapatkan suatu produk ilmiah. Proses ilmiah ini harus valid, akurat dan sesuai dengan mekanisme sosial sehingga mampu menghasilkan produk atau temuan ilmiah yang bisa diakui realibitas dan validitasnya. Keterampilan dalam proses ilmiah ini merupakan keterampilan dasar yang diperlukan bagi seorang ilmuwan.
  3. Ilmu Pengetahuan Alam sebagai Sikap Ilmiah. Setelah melalui tahap proses dan memahami produk ilmiah, seseorang diharapkan mampu bersikap secara sistematik, rasional dan skeptis seperti halnya disebutkan dalam pengertian IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) di atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar